Cara Mengurus KTM Hilang Unair

Pusing, kesal, dan bingung, mungkin adalah sebagian yang dirasakan oleh mahasiswa yang baru saja kehilangan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). Baik itu hilang karena terjatuh atau dicuri oleh orang lain.

Secara, KTM adalah tanda pengenal bagi mahasiswa untuk dapat menikmati fasilitas yang ada dikampus, seperti: Perpustakaan, Pusat Layanan Kesehatan (PLK), dan syarat mengikuti ujian.

KTM juga berfungsi seperti halnya kartu ATM karena terkoneksi dengan Mitra Bank Universitas yang bersangkutan. Bagi kamu mahasiswa unair yang KTM-nya hilang atau rusak, nggak usah bingung, karena pada artikel ini akan dibahas langkah-langkah mengurusnya.
Cara Mengurus KTM Unair Hilang

Langkah-Langkah Mengurus KTM Hilang Unair

Berikut adalah langkah-langkah mengurus KTM hilang Universitas Airlangga, untuk mahasiswa dari kampus lain, mungkin caranya akan berbeda.

1. Mengurus Surat Keterangan dari Fakultas ke Sub Bagian Kemahasiswaan

Ini adalah langkah pertama yang harus kamu lakukan. Nanti kamu akan diminta untuk mengisi Nama, NIM, Prodi, dan tujuan pembuatan surat di sebuah buku. Surat tersebut akan jadi dalam 1x24 jam (sehari) setelah pengurusan. Jadi semisal kamu ngurusnya hari Senin, maka surat tersebut akan jadi hari Selasa.

Tujuannya pembuatan surat keterangan ini adalah sebagai bukti bahwa kamu adalah benar-benar mahasiswa/i dari Prodi ini, Fakultas ini, Universitas Airlangga yang masih aktif mengikuti kegiatan perkuliahan. Selain itu, digunakan untuk mengurus surat kehilangan KTM di kepolisisan.

2. Mengurus Surat Kehilangan di Kepolisian

Setelah surat keterangan dari fakultas jadi, datanglah ke Polsek/Polres terdekat untuk mengurus surat kehilangan KTM. Jika kamu kehilangan atau menyadari kehilangan KTM di sekitar daerah Kampus C, kamu bisa datang ke Polsek Muyorejo (Jl. Labansari No. 11, Sutorejo) untuk mengurus surat kehilangan.

Nanti kamu akan ditanyai kehilangan KTM di mana (ngarang aja klo nggak tau, pilih sebuah lokasi disekitar Polsek/Polres yang kamu datangi ), kamu juga harus memberikan surat pengantar dari Fakultas yang kamu urus sebelumnya.

Kemudian petugas akan mengetikkan surat kehilangan untukmu. Tidak butuh waktu lama (hanya beberapa menit saja) surat ini akan langsung jadi.

Apakah ada biaya administrasi?
Sebenarnya tidak ada biaya apapun (gratis) untuk mengurus surat kehilangan ini. Tapi sebagai tanda terima kasih, kamu bisa ngasih uang Rp 10.000,- saja.

Saran saya, jangan pernah menanyai petugasnya," biaya admisnistrasi berapa pak?

Karena pasti kamu akan dibilang gini, ya seikhlas kamu aja.

Tapi nggak semua petugas polisi kayak gitu ya, ada juga kok yang langsung bilang "nggak usah". Jadi cukup bilang "Terima kasih" disertai senyum lebar saja sudah cukup, apalagi yang ngurus mahasiswi cantik.*eh*bercanda..

3. Mengurus Surat Pengantar Untuk Bank

Setelah dapat surat kehilangan, datanglah ke Direktorat Pendidikan (ruangan belakang Rektorat). Kalau masih nggak paham, inget-inget aja tempat waktu ambil KTM pertama kali. Bilang ke bapak/ibuknya mau mengurus Surat Pengantar Untuk Bank buat cetak ulang KTM.

Nanti kamu juga akan diminta menyerahkan surat kehilangan KTM yang telah kamu urus sebelumnya. Surat Pengantar untuk Bank ini akan jadi dalam waktu 3 hari.

4. Datanglah ke Mitra Bank

Setelah mendapat Surat Pengantar Untuk Bank, datanglah ke Mitra Bank yang terkoneksi dengan KTM-mu. Misalnya saja, KTM saya yang hilang terkoneksi dengan ATM Syariah Mandiri, maka saya harus datang ke Kantor Bank Syariah Mandiri (Depan Fakultas Keperawatan) untuk mengurus cetak ulang KTM. Jangan lupa siapin juga Buku tabungan, KTP/Fotocopy KK, dan Surat Kehilangan KTM (untuk jaga-jaga jika diminta) sebelum berangkat.

Sesampainya di Bank, datanglah ke bagian Customer Service (CS). Bilang tujuanmu untuk cetak ulang KTM sambil memberikan berkas-berkas yang dibutuhkan. Di sini, kamu akan disuruh mengisi formulir permohonan pembuatan KTM baru dan akan dikenakan biaya administrasi yang jumlahnya berbeda-beda tiap Mitra Bank. Kalau saya dulu kena biaya Rp 25.000,- untuk Bank Syariah Mandiri.

Setelah itu, kamu tinggal menunggu sampai KTM mu dicetak ulang kembali. Lamanya waktu setiap Bank juga berbeda-beda, bisa butuh waktu 1 Minggu, 1 Bulan, atau bahkan lebih. Untuk lebih jelasnya, silahkan tanya ke petugas CS-nya. Kamu bisa mengambil KTM yang sudah jadi di Bank di mana kamu mengurus cetak ulang.

Catatan: Kalau KTM rusak, langsung masuk ke langkah ini, nggak usah mengurus dari langkah nomer 1-3.

Gimana kalau masih maba, lalu KTM sementara hilang? Atau mau UTS/UAS tapi KTM hilang?

Begini...

Cara Mengurus KTM Sementara Unair

Cara mengurus KTM sementara ini sejalan ketika mengurus KTM hilang. Jadi sebenarnya bisa dilakukan secara bersamaan jika kamu mau.

1. Mengurus Surat Keterangan dari Fakultas ke Sub Bagian Kemahasiswaan

Bedanya dengan saat mengurus KTM hilang, ketika kamu disuruh menulis dibuku, tujuannya adalah mengurus pembuatan KTM sementara untuk UTS/UAS (misalnya). Tapi sepertinya, surat keterangan dari fakultas untuk mengurus KTM hilang juga bisa digunakan untuk mengurus KTM sementara.

2. Mengurus KTM Sementara ke Direktorat Pendidikan

Kalau mengurus cetak ulang KTM kan minta surat pengantar untuk bank, nah ketika kamu datang ke Direktorat Pendidikan bilang aja ke Bapak/Ibuknya mau mengurus KTM sementara.

Oh ya, ada baiknya kamu mem-fotocopy semua surat di atas sebelum masuk ke langkah-langkah pengurusan berikutnya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan. Misalnya, saking teledornya kehilangan surat yang sudah diurus (lagi).

Terima kasih telah membaca artikel Cara Mengurus KTM Hilang Unair, semoga bermanfaat...

Baca juga: Cara Banding UKT Unair

3 Responses to "Cara Mengurus KTM Hilang Unair"