Panduan Tes ELPT/TOEFL di Pusat Bahasa Universitas Airlangga

Sebagai salah satu syarat kelulusan di Universitas Airlangga, skor ELPT yang kamu miliki minimal harus 450 untuk S1, dan 475 untuk S2.

Namun, Tes ELPT dan TOEFL di Pusat Bahasa UNAIR terbilang sulit, dibanding tes di instansi lain, misalnya UPN. Hal itulah yang sering di eluh-eluhkan teman saya yang pernah mencoba tes di keduanya.

Oleh karena itu, tentu sebuah kebanggaan apabila kita bisa lulus ELPT dengan skor di atas 450 di Pusat Bahasa UNAIR.
Panduan Tes ELPT/TOELF Universitas Airlangga
Ilustrasi tes ELPT, Gambar: Albertogp

Pada postingan ini, saya akan sedikit membahas beberapa hal yang berkaitan dengan ELPT dan TOEFL UNAIR, baik cara mendaftarnya, dan informasi lainnya.

Cara mendaftar tes ELPT/TOEFL ini sebenarnya juga sudah dijelaskan dalam Laman Resmi Pusat Bahasa UNAIR, namun saya akan sharing pengalaman saya juga ketika tes ELPT dan menambahkan informasi yang sekiranya perlu kamu ketahui.

Informasi yang saya maksud bukan tips dan trik jawab soal ELPT/TOEFL yaa. Saya sendiri lulus dengan skor pas-pasan dan itupun lagi hoki kali, haha.

Jadi postingan ini lebih saya khususkan untuk kamu yang hendak masuk UNAIR atau masih berstatus Mahasiwa Baru, bukan untuk para sesepuh yang sudah mau lulus.

Di atas saya sudah ngomong ngalor ngidul soal ELPT dan TOEFL, bagi yang tidak tau, sebenarnya...

Apa itu ELPT dan TOEFL?

English Language Proficiency Test atau biasa disingkat ELPT adalah sebuah tes untuk mengukur kemampuan berbahasa inggris seseorang oleh Pusat Bahasa Unair. Hasil ELPT juga bisa digunakan sebagai prediksi dari TOEFL.

Soal ELPT terdiri dari 3 bagian, yaitu:
  1. Listening section (Listening comprehension), dibagi menjadi 3, yaitu dialog pendek, panjang, dan talk dan lecture. Kamu disuruh mendengarkan percakapan (tidak ada pengulangan), lalu disuruh menjawab berdasarkan percakapan yang kamu dengar tadi. Jumlah soal 50 buah dan dikerjakan dalam waktu 45 menit.
  2. Structure (Grammar) section (Structure and written expression), dibagi menjadi 2. Di sini kamu disuruh memilih kata yang tepat dan memilih kata yang salah dalam suatu kalimat. Jumlah soal 40 buah dan dikerjakan dalam waktu 25 menit.
  3. Reading section (Reading comprehension), berisikan soal yang jawabannya terdapat dalam bacaan panjang dan ada beberapa soal menyuruhmu mencari sinonim/persamaan kata. Jumlah soal 50 buah dan dikerjakan dalam waktu 55 menit. 

TOEFL (Test of English As a Foreign Language) adalah sebuah tes kemampuan berbahasa Inggris yang dibuat oleh ETS (Educational Testing Service), sebuah lembaga yang berasal dari Amerika serikat.

Banyak jenis tes TOEFL, ada yang sangat berbeda dengan ELPT, dan saya tidak akan membahasnya di sini. UNAIR sendiri hanya menyediakan TOEFL ITP (Institutional Testing Progam), yang artinya hasil tes tersebut bersifat institusional.

Hanya bisa digunakan untuk institusi, dan wilayah lokal tertentu, dan tidak berlaku untuk seluruh negara di dunia.

Cara Mendaftar Tes ELPT/TOEFL di Pusat Bahasa Universitas Airlangga

Bagi kamu yang belum mempunyai akun Pusat Bahasa FIB UNAIR, lakukan langkah-langkah di bawah ini. Apabila sudah punya, langsung menuju langkah no. 8.
  1. Buka laman pusatbahasa.fib.unair.ac.id
  2. Klik tulisan Sign Up Now di bagian atas laman.
  3. Isi biodatamu secara lengkap sesuai KTM/KTP atau Ijazah.
  4. Klik tombol Next setelah kamu selesai mengisi biodata.
  5. Upload fotomu mengenakan pakaian resmi dan rapi. Ini dilakukan agar saat cetak kartu peserta, fotomu sudah tempampang di kartu peserta.
  6. Buka E-mail yang kamu gunakan untuk mendaftar, cek USERNAME dan PASSWORD yang dikirim via E-mail. Apabila pada folder Inbox tidak ada, kamu bisa mengeceknya di folder Spam atau Bulk.
  7. Kembali ke laman Pusat Bahasa.
  8. Masukan USERNAME & PASSWOORD, lalu klik tombol Login.
  9. Setelah berhasil login, klik menu Schedule. Nanti akan muncul tampilan jadwal tes yang tersedia.
  10. Klik jadwal Tes/Training yang kamu inginkan, kemudian klik Tombol Register di bagian bawah.
  11. Klik tombol Logout dan simpan Username & Password setelah selesai melakukan pendaftaran.
  12. Lakukan pembayaran di Customer Service PUSAT BAHASA atau melalui transfer. Biaya Tes ELPT Unair: Mahasiswa UNAIR D3/D4/S1 Rp 50.000, Mahasiswa UNAIR S2/S3 Rp 80.000, Umum Rp 90.000. Biaya TOEFL® ITP : Mahasiswa / Umum Rp 450.000. Jika tidak bisa datang ke loket Pusat Bahasa FIB UNAIR, kamu dapat melakukan pembayaran melalui transfer bank ke Rek. BNI 46 a.n PUSAT BAHASA FIB UNAIR (Rektor Universitas Airlangga) 0397924735, (Biaya administrasi bank ditanggung oleh calon peserta).
  13. Setelah transfer, kamu wajib melakukan 3 syarat di bawah ini :
  • Kirim foto/scan Bukti Pembayaran (struk ATM, bukti internet/sms banking, slip setoran tunai) beserta kartu identitas (KTM untuk Mahasiswa UNAIR; KTP/SIM untuk UMUM) yang masih berlaku ke email pusba.unair@gmail.com dengan subject E-mail : Daftar Tes UNAIRs ELPT / Requirement ELPT / TOEFL® ITP. 
  • Segera lakukan konfirmasi melalui telepon 031-5029046 pada hari dan jam kerja. Senin - Kamis pukul 08.00 - 12.00 WIB dan 13.00 - 15.00 WIB, Jumat pukul 08.00 - 11.30 WIB dan 13.00 - 15.30 WIB, bahwa telah mengirim bukti pembayaran dan kartu identitas.
  • Kamu harus mengambil kartu peserta tes di Customer Service Pusat Bahasa 1 hari / 30 menit sebelum tes dimulai. Untuk jaga-jaga bawa foto 3x4 2 lembar karena biasanya diminta.

Catatan penting:
  • Kamu tidak bisa mengganti jadwal/ruang yang sudah dipilih, namun pihak pusat bahasa bisa saja mengganti jadwal/ruang tes karena sudah penuh dengan persetujuan darimu tentunya.
  • Konfirmasi pendaftaran dan pembayaran melalui E-mail tidak akan diterima. Sedangkan di luar jam kerja tidak akan dilayani.
  • Pembayaran Kursus/Training, bisa langsung ke Customer Service PUSAT BAHASA.
  • Calon peserta yang telah melakukan transaksi/pembayaran tes melalui Rekening BNI 46 a/n PUSAT BAHASA FIB UNAIR (Rektor Universitas Airlangga), No Rek. 0397924735 dan tidak mendapat kesempatan untuk registrasi ulang dikarenakan kuota habis/tidak tersedia, maka dimohon untuk mengambil biaya administrasi tersebut maksimal 2 hari setelah tanggal transfer di loket pembayaran Pusat Bahasa. Apabila kamu tidak segera mengambilnya dalam waktu 2 hari, maka akan dinyatakan hangus. Biaya administrasi bank juga ditanggung oleh calon peserta.

Pengalaman Tes ELPT di Pusat Bahasa Universitas Airlangga

Pengalaman tes ELPT saya tidaklah semanis, teman-teman saya. Karena saya sendiri tidak pinter-pinter amat Bahasa Inggris. Saya cuma bisa bahasa inggris pasif.

Awal masuk Mahasiswa Baru, skor ELPT saya ancur, nggak usah disebutin berapa lah ya, hehe. Karena pada waktu itu saya terlambat datang. Lha gimana lagi, tes kesehatan sama ELPT-nya mepet banget.

Ketika saya sampai di Pusat Bahasa, listening section-nya udah hampir selesai, gila nggak? wkwk. Jadi saya jawab ngawur semua deh tuh bagian listening. Dapatlah skor ELPT yang ancur itu.

Namun, saya tidak terlalu khawatir akan hal itu, karena itu hanya sebagai tolak ukur saja untuk persiapan tes ke depannya. Bukan syarat masuk Universitas Airlangga.

Tes ELPT kedua saya baru lumayan, diluar dugaan, saya dapat skor ELPT di atas 450. Namun karena suatu hal dan masih penasaran, saya mencoba tes ELPT lagi untuk ketiga kalinya, dan hasilnya....

Skornya malah turun, hahaha.

Yaa, itulah jadinya kalau kita kurang bersyukur.

Dari pengalaman tes ELPT di atas, saya mengetahui bahwa saya sangatlah lemah pada bagian Structure atau Grammar. Menurut saya memang itulah bagian tersulit dari ELPT ini.

Beberapa hal penting yang bisa saya/kamu lakukan untuk tes ke depannya:

Banyak latihan dan belajar
Jujur, saya tiap kali mau tes ELPT itu nggak pernah latihan sama sekali. Mungkin itulah yang menyebabkan saya tidak bisa mendapatkan skor yang konsisten.

Ketahui kelemahan kamu, lalu banyak belajar dan latihan untuk menutupinya. Saya lemah dalam structure atau grammar, maka saya perlu banyak latihan materi itu.

Ikut ELPT secara berkelanjutan
Hal ini dilakukan agar kamu familiar dengan soal yang kamu kerjakan.

Konsentrasi
Ketika mengerjakan tes, pasti banyak hal yang bisa merusak konsentrasimu. Speaker yang terlalu ngebas lah, dialognya kecepetan lah, dialognya nggak jelas lah, ada pensil jatuh lah, bau kentut lah, dan sebagainya.

Hal-hal tersebut adalah contoh perusak konsentrasi.

Sekali saja kamu terlena ketika mengerjakan soal listening, maka kamu tidak bisa menjawab satu soal. Jadi konsentrasi tinggi ini sangat diperlukan dalam mengerjakan soal ELPT.

Kerjakan soal yang mudah, tinggalkan dulu soal yang sulit
Kerjakan soal yang mudah atau sekiranya kamu bisa mengerjakan dulu. Jangan terlalu fokus sama satu soal hingga menghabiskan waktu.

Ingat, kamu hanya diberi waktu 1 menit, mungkin kurang, untuk menjawab satu soal ELPT. Kalau saya sih biasanya soal Structure atau Grammer saya loncati, saya kerjakan dulu soal Reading karena menurut saya lebih mudah.

Jangan ada satupun jawaban yang kosong
Biasanya kalau saya udah mentok nggak ngerti maksud dari soal dan jawabannya, saya jawab ngawur 'CCC' 'BBB' (misalnya) daripada kosong. Tidak saya jawab acak 'ABC' karena peluang benarnya sangat kecil.

Sering-sering baca tips dan trik di internet
Kamu tidak perlu 100% bisa berbahasa inggris untuk mengerjakaan soal ELPT. Seenggaknya ngerti apa yang dimaksud, tau tips, dan triknya, maka peluangmu untuk lulus tes ELPT juga terbuka lebar.

Saya rasa sudah banyak blog/website yang membahas tips dan trik lulus ELPT, tinggal kita pinter-pinter nyari dan nggak males baca saja.

Dan masih banyak lagi yang lainnya...

Kira-kira seperti itulah pengalaman yang saya rasakan ketika mengikuti tes ELPT.

Tanya Jawab

Apakah Pusat Bahasa UNAIR mengadakan tes ELPT gratis?
Tentu saja ada...namun kuotanya sangat terbatas dan cepat sekali penuh.

Pihak Pusat Bahasa Unair biasanya membuka tes ELPT/TOEFL gratis ketika libur panjang kuliah. Jadi paling tidak kamu harus sering-sering baca pengumuman di website Pusat Bahasa.

Tata cara pendaftarannya juga hampir sama, kamu hanya diharuskan untuk membawa fotokopi KTM dan fotokopi Buku Tabungan ke Pusat Bahasa sebagai syarat mengikuti program tes ELPT gratis ini. Kartu peserta tes akan langsung dicetakkan di tempat.
Kapan hasil Tes ELPT diumumkan?
Satu jam setelah tes di papan pengumuman lobi Pusat Bahasa atau bisa juga dilihat 1 hari setelah tes di menu History of Score Course and Test di website Pusat Bahasa Unair.
Apa yang harus saya lakukan setelah mendapatkan skor ELPT di atas 450?
Kamu bisa minta dicetakkan sertifikat ELPT. Bawa foto 3x4 sebanyak 2 lembar dan uang sebesar Rp 20.000,- (D3/D4/S1), Rp 35.000,- (S2/S3/Umum) ke loket Pusat Bahasa UNAIR untuk mengurusnya. Sertifikat ini akan jadi dalam waktu 3 hari kerja. Biaya tersebut belum termasuk fotocopy dan legalisir.
Apakah saya bisa melakukan cetak ulang sertifikat yang hilang?
Bisa. Tapi kamu akan dikenakan denda sebesar Rp 15.000,- jika telah melebihi 1 tahun.

Baca juga: Terlambat Bayar UKT Unair? Begini Cara Mengurusnya

0 Response to "Panduan Tes ELPT/TOEFL di Pusat Bahasa Universitas Airlangga"