Pengalaman Menjadi Asisten Dosen Praktikum

Kali ini, saya akan membagikan pengalaman saya ketika menjadi asdos praktikum di prodi kimia Universitas Airlangga.

Asisten Dosen atau biasa disingkat asdos selalu menjadi bagian dari dunia perkuliahan.

Banyak alasan kenapa dosen memilih mencari asdos, namun alasan yang paling umum karena kesibukkan mengajar mata kuliah di berbagai kelas. Serta jumlah mahasiswa yang semakin banyak yang sulit dihandle oleh satu atau dua dosen.
Pengalaman Menjadi Asdos Praktikum

Awalnya saya benar-benar tidak yakin pada diri saya sendiri, apakah saya pantas dan mampu menjadi asdos praktikum?

Secara, saya bukan termasuk dalam mahasiswa yang pintar.

Namun, setelah melihat teman saya ditawari menjadi asdos praktikum sama dosen, akhirnya saya memberanikan diri untuk ikut mendaftar juga.

Cara Menjadi Asisten Dosen Praktikum

Ini adalah cara menjadi asdos praktikum di prodi kimia Universitas Airlangga, untuk prodi dan universitas lain, mungkin caranya akan berbeda.

Syaratnya?

Paling tidak kamu sudah pernah mengambil dan lulus mata kuliah atau praktikum yang hendak kamu asdosi.

Pembukaan asdos praktikum ini hampir dilakukan setiap semester, tiap mau dibuka pendaftarannya, dosen akan memberi pengumuman di papan pengumuman depan ruang dosen.

Biasanya sudah mulai dibuka sejak liburan kuliah atau pas awal masuk kuliah.

Jadi, daftarnya langsung ke ruang dosen praktikum yang bersangkutan, misalnya kamu ingin daftar asdos praktikum kimia analitik, maka kamu tinggal daftar di ruang dosen analitik.

Tinggal mengisi Nama, NIM, dan Jadwal Praktikum yang kamu inginkan di formulir yang disediakan.

Untuk saat ini, tidak ada tes sama sekali, jadi siapa cepat, dia dapat. Dosen juga tidak menilai apakah mahasiswa ini pintar atau tidak, yang diperlukan di sini adalah bertanggung jawab dan mau belajar.

Lagian, yang pengen jadi asdos biasanya sangat jarang. Haha. Mungkin, belum banyak yang tau keuntungannya saja. Oleh karena itu, nanti saya akan sedikit menjelaskannya juga.

Tugas Asisten Dosen Praktikum

Buat kamu yang awam banget, jadi tugasnya asdos praktikum itu...
  1. Mengarahkan praktikan selama praktikum agar praktikum yang dilakukan itu benar, sesuai prosedur.
  2. Menjelaskan dasar teori terkait praktikum yang dilakukan.
  3. Mencegah hal-hal yang tidak diinginkan lainnya selama praktikum.
  4. Memberi pretest atau posttest.
  5. Kamu juga mempunyai tugas untuk mengoreksi laporan.
  6. Memberi nilai masing-masing mahasiswa berdasarkan presentase yang telah ditentukan oleh dosen.

Keuntungan Menjadi Asisten Dosen Praktikum


Dapat Sertifikat/Surat Pernyataan
Meskipun sertifikatnya itu terbuat dari selembar kertas A4. Tapi jangan salah, dibalik kesederhanaannya itu, ada sejumlah SKP yang cukup besar sebagai modal untuk syarat kelulusan mu kuliah di Universitas Airlangga. Kalau tidak salah jumlahnya 50 SKP.

Dapat uang
Kalau kamu menjadi asdos praktikum itu dapat uang. Jumlahnya sendiri bergantung praktikum yang kamu asdosi.

Dari pengalaman saya menjadi asdos praktikum Biokimia dalam 1 semester, saya mendapatkan uang sebesar Rp 200.000,- dari 8 kali pertemuan. Jadi, per praktikum kira-kira dibayar Rp 25.000,-.

Ya meskipun tidak begitu besar, tapi lumayanlah buat beli jajan. Lagian sebenarnya bukan ini manfaat utama menjadi asdos.

Terpacu untuk Belajar
Karena ada perasaan malu apabila tidak bisa menjawab pertanyaan adik-adik yang saya asdosi, akhirnya saya sedikit baca-baca tentang semua hal mengenai praktikum yang saya asdosi tersebut jauh hari sebelumnya.

Mulai dari dasar teorinya maupun prosedur praktikumnya. Saya juga langsung bertanya kepada dosen apabila saya kurang mengerti tentang materi praktikumnya.

Dari situ saya juga mendapat tambahan ilmu yang mungkin sebelumnya tidak saya ketahui.

Kenal dan Dikenal pula Sama Adik Angkatan
Secara nggak langsung, inilah yang akan kamu rasakan. Meskipun mereka lupa akan namamu, tapi paling tidak mereka mengenali wajahmu.

Mereka akan menyapamu 'mas'/'mbak' atau paling tidak senyum jika suatu saat perpapasan denganmu meskipun tidak semua mahasiswa melakukan hal itu.

Dapat pengalaman
Di sini kamu dapat mengasah softskill yang kamu miliki.

Contoh....

Saya sendiri tidak pandai bicara di depan banyak orang, oleh karena itu, dengan menjadi asdos ini saya harap bisa melatih kekurangan saya dalam hal itu.

Dari menjadi asdos, saya juga menyadari bahwa mental dan perasaan kita diuji, kita juga akhirnya tau perasaan dosen ketika dosen menerangkan tapi mahasiswa tidak mendengarkan. Pokoknya harus sabar.

Mengisi waktu luang
Sebagai mahasiswa semester akhir, tentu kesibukkan dalam menyelesaikan mata kuliah akan semakin berkurang.

Karena fokus kita tidak lagi ke situ, tapi beralih mikirin secepatnya kita menyelesaikan penelitian dan skripsi.

Saya sempat berpikir bahwa semakin mendekati akhir semester, saya akan semakin sibuk, tapi ternyata itu tidak benar, saya rasa lebih banyak nganggurnya.

Nah daripada nganggur di kos atau di rumah, mendingan saya sisihkan waktu beberapa jam untuk menjadi asdos.

Dan mungkin masih banyak lagi keuntungan lain yang belum saya sebutkan.

Jadi tunggu apalagi, mulai sekarang cobalah menjadi asdos jika punya kesempatan.

0 Response to "Pengalaman Menjadi Asisten Dosen Praktikum"