Prinsip, Fungsi, dan Cara Menggunakan Centrifuge yang Benar Agar Tidak Rusak

Kimiafi.com kembali lagi dengan pembahasan alat-alat yang ada di laboratorium, kali ini saya akan membahas alat yang sangat sering digunakan untuk preparasi sampel di lab Biokimia, yaitu Centrifuge.

Pertama, saya mulai dari...

Fungsi Penggunaan Centrifuge

Centrifuge atau dalam Bahasa Indonesia biasa dipanggil Sentrifus adalah alat yang digunakan untuk memisahkan sampel berdasarkan berat jenis pada kecepatan tinggi.

Sampel yang mempunyai berat jenis lebih tinggi akan dipaksa terkumpul di dasar wadah, sedangkan yang mempunyai berat jenis rendah akan naik ke atas.

Dari beberapa jenis Centrifuge, saya sendiri hanya pernah menggunakan 2 yaitu Centrifuge Biobase BK-THR16K dan MPW-260R.
Apa perbedaan antara keduanya?

Perbedaan yang paling mencolok dari keduanya adalah jumlah sampel yang hendak disentrifus. Kalau Biobase BK-THR16K digunakan untuk memisahkan sampel yang jumlahnya lebih banyak. Jadi, dia punya tabung sentrifus tersendiri yang bisa menampung sampel lebih dari 30 ml.

Sedangkan MPW-260 R digunakan untuk memisahkan sampel yang jumlahnya sangat sedikit. Jumlahnya mulai dari beberapa mikro sampai 2 ml (kalau tidak salah). Tabung eppendorf adalah wadah yang digunakan untuk jenis Centrifuge ini.

Untuk menggunakan kedua Centrifuge tersebut, akan saya jelaskan di bawah.

Prinsip Kerja Centrifuge

Centrifuge bekerja menggunakan prinsip sedimentasi, di mana percepatan sentrifugal menyebabkan zat padat dan partikel untuk pindah ke luar dalam arah radial.

Percepatan radial menyebabkan partikel-partikel padat dipaksa bergerak ke bagian bawah wadah karena adanya gaya gravitasi.

Laju pengendapan suatu partikel yang tersuspensi tersebut dapat diatur dengan meningkatkan atau menurunkan pengaruh gravitasional terhadap partikel.

Pengaturan laju pengendapan tersebut dilakukan dengan cara mengatur kecepatan dan waktu putarannya setelah menempatkan wadah yang berisi sampel ke mesin sentrifugasi tepatnya pada bagian rotor.

Jadi semakin cepat dan lama proses sentrifugasi, laju pengendapan sampel akan semakin cepat dan terpisah, begitu pula sebaliknya.

Namun, pemisahan ini sangat tergantung pada ukuran dan berat jenis dari suspensi. Nantinya, sampel akan terbagi menjadi dua, yaitu pelet dan supernatan.

Pelet adalah substansi hasil sentrifugasi yang memiliki berat jenis yang lebih tinggi.

Sedangkan supernatan adalah substansi hasil sentrifugasi yang memiliki berat jenis yang lebih rendah. Posisi dari substansi ini berada pada lapisan atas dan berwarna lebih jernih.

Cara Penggunaan Centrifuge Biobase BK-THR16K

SOP Centrifuge Biobase BK-THR16K

1. Prosedur Pemanasan (Machine Warming Up)
  1. Hubungkan ke sumber listrik, kemudian tekan tombol "ON" yang terletak di sebelah kanan bawah.
  2. Tekan "Select" untuk memilih opsi antara RPM/RCF, Time, dan Temperatur sesuai keinginan.
  3. Pilih "Time", kemudian atur 10 menit dan tekan "Enter".
  4. Pilih "Temp" sesuai keinginan dan tekan "Enter".
  5. Pilih "RPM/RCF" sesuai keinginan dan tekan "Enter".
  6. Tekan "START" dan tunggu pemanasan hingga selesai.

2. Prosedur Penanganan Sampel
  1. Tekan "STOP/OPEN" untuk membuka tutup.
  2. Buka penutup tempat sampel dalam rotor. (Hati-hati terbuat dari kaca).
  3. Masukkan sampel dengan berat yang seimbang ke dalam rotor, peletakkan masing-masing sampel juga harus berseberangan.
  4. Tutup penutup rotor.
  5. Tutup penutup sentrifuse-nya.
  6. Tekan"START" dan tunggu sentrifuse berputar hingga selesai. Ditandai dengan bunyi berisik trit tit tit.

Cara Penggunaan Centrifuge MPW-260R

SOP Centrifuge MPW-260R

1. Prosedur Pemanasan
  1. Hubungkan kabel ke sumber listrik, kemudian tekan saklar di posisi "ON" yang terletak di sebelah kanan bawah.
  2. Tekan "SET" dan tekan (<) atau (>) untuk mengarahkan ke menu PROG sampai tampilan berkedip, lalu tekan "SET", Kemudian tekan (v) untuk mengubah PROG menjadi 99.
  3. Tekan (>) atau (^) untuk mengarahkan menu pada "TIME" hingga tampilan menu berkedip, kemudian tekan "SET", lalu gunakan tombol (^) atau (v) untuk mengatur waktu menjadi 10 menit. Setelah itu tekan "SET" lagi.
  4. Tekan (>) untuk mengarahkan menu pada "TEMP" hingga tampilan menu berkedip, kemudian tekan "SET", lalu gunakan tombol (^) atau (v) untuk mengatur waktu menjadi 10 oC. Kemudian tekan "SET" kembali.
  5. Tekan "START" dan tunggu pemanasan hingga selesai (ditandai dengan tidak terdengar lagi dengung mesin).

2. Prosedur Penanganan Sampel
  1. Tekan "STOP" lalu tekan COVER untuk membuka tutup alat centrifuge.
  2. Buka penutup tempat sampel dalam rotor.
  3. Masukkan sampel dengan berat yang seimbang ke dalam rotor, letakkan masing-masing sampel pada arah yang saling berlawanan.
  4. Tutup penutup tempat sampel dalam rotor.
  5. Tutup penutup sentrifus-nya hingga terdengar bunyi "Cetak".
  6. Tekan "SET" dan tekan (<) atau (>) untuk mengarahkan ke menu PROG sampai tampilan berkedip, lalu tekan "SET", Kemudian tekan (v) untuk mengubah PROG menjadi 2 (ditandai dengan munculnya ref 11199). Kemudian tekan "SET" kembali.
  7. Tekan (^) untuk mengarahkan menu pada "RPM" hingga tampilan menu berkedip, kemudian tekan "SET", lalu gunakan tombol (^) atau (v) untuk mengatur RPM sesuai keinginan. Setelah itu tekan "SET" kembali.
  8. Tekan (>) untuk mengarahkan menu pada "TIME" hingga tampilan menu berkedip, kemudian tekan "SET", lalu gunakan tombol (^) atau (v) untuk mengatur waktu sesuai keinginan. Setelah itu tekan "SET" lagi.
  9. Tekan (>) untuk mengarahkan menu pada "TEMP" hingga tampilan menu berkedip, kemudian tekan "Set", lalu gunakan tombol (^) atau (v) untuk mengatur suhu sesuai keinginan. Kemudian tekan "Set" lagi.
  10. Tekan"START" dan tunggu sentrifuse berputar hingga selesai (ditandai dengan tidak terdengar lagi dengung mesin).
Penting: Jangan meletakkan tisu di bawah Centrifuge. Setelah selesai menggunakan sentrifus, bersihkan rotor dari kotoran, es, maupun air. Membersihkannya pakai serbet, jangan gunakan tisue ketika rotor masih ada es-nya.

Untuk mematikan Centrifuge, tutup penutup Centrifuge, kemudian tekan tombol "OFF" di sebelah kanan bawah.

Itulah Prinsip, Fungsi, dan Cara Penggunaan Centrifuge yang Benar Agar Tidak Rusak. Saya harap artikel ini bisa bermanfaat bagi kamu yang membutuhkannya, terima kasih sudah membaca artikel ini.

Baca juga: Prinsip, Fungsi, dan Cara Menggunakan Vortex Mixer yang Benar

0 Response to "Prinsip, Fungsi, dan Cara Menggunakan Centrifuge yang Benar Agar Tidak Rusak"